1 Anak di Kedungkandang Meninggal, Kota Malang KLB Difteri

Berita, Teknologi133 Dilihat

Malang: Seorang anak berusia 8 tahun di Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal akibat difteri pada Juli 2023. Atas peristiwa ini, Kota Malang pun ditetapkan berstatus kejadian luar biasa (KLB) difteri.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, mengatakan belum ada pencabutan status KLB di Kota Malang hingga saat ini.
 
“Tahun sebelumnya tidak ada. Sehingga adanya temuan ini, ada rekomendasi dari Dinkes Provinsi Jatim agar masuk kategori KLB. Dulu sudah pernah dinyatakan tereliminasi, sekarang terjadi kasus lagi,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu, 30 Agustus 2023.
 

Meifta mengaku penetapan status KLB difteri ini sebetulnya sudah diprediksi sejak lama. Sebab, tingkat imunisasi dilaporkan tidak sesuai target sehingga berpotensi terjadinya KLB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada 2022, target imunisasi sebesar 94,1 persen, hanya terealisasi sejumlah 84,9 persen. Sedangkan pada tahun ini, capaian imunisasi per Juli 2023 telah menyentuh angka 52,75 persen.
 
“Sebenarnya KLB ini juga bagian yang bisa kami prediksi bahwa akan terjadi. Itu bisa ditandai dengan capaian imunisasi kami,” jelasnya. 
 
Kini Dinkes Kota Malang tengah gencar memberikan imunisasi Outbreak Reponse Immunization (ORI) kepada anak-anak berusia 1-15 tahun yang berada di Kecamatan Kedungkandang. Hal itu berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
 
“Tata laksananya sudah kami lakukan, antara lain mengikuti arahan provinsi. Kami lakukan ORI di seluruh Kecamatan Kedungkadang pada anak usia 1-15 tahun, tidak mengenal status imunisasi sebelumnya,” ungkapnya.
 

Berdasarkan penelusuran Medcom.id, ada dua orang anak yang terjangkit difteri di Kecamatan Kedungkandang. Keduanya merupakan kakak adik berusia 8 tahun dan 5 tahun.
 
Sang kakak meninggal dunia pada 25 Juli 2023. Sedangkan sang adik dinyatakan sembuh pada 11 Agustus 2023 setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo, Surabaya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(DEN)

Quoted From Many Source

Baca Juga  FYI Bos Sawit! Ringgit Malaysia Ambrol, Harga CPO Pesta Pora

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *