Dikepung Sentimen Negatif, Rupiah Kuat Balik ke Rp15.000/USD?

Berita, Teknologi143 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan Bank Sentral AS, The Fed yang diproyeksi masih akan hawkish mendorong gejolak pasar yang berimbas ke pelemahan Rupiah. Rupiah terpantau terkoreksi 0,03% ke level Rp 15.315/USD pada perdagangan Rabu (23/08).

SEVP Treasury & International Banking BCA, Branko Windoe menilai penguatan dolar indeks imbas sentimen The Fed yang telah mendorong investor untuk kembali menjadikan Dolar AS sebagai Safe haven.

Seperti apa tekanan yang dialami Rupiah di tengah kuatnya sentimen eksternal? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dan SEVP Treasury & International Banking PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Branko Windoe dalam Power Lunch,CNBCIndonesia (Rabu, 23/08/2023)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini


Quoted From Many Source

Baca Juga  Airlangga Sapa Prabowo Welcome Home hingga Beri Kuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *